Fakta dan Mitos Khitan (Sunatan)

KHITAN kerap dikaitkan dengan perintah Agama atau ritual adat budaya. Di balik itu, sebetulnya ada penjelasan medis. Beberapa di antaranya justru mematahkan mitos yang selama ini beredar. Berikut adalah pendapat dari sejumlah dokter di Surabaya, yang mestinya Anda perlu tahu. untuk selengkapnya selamat menyimak ulasannya dibawah ini ya :)



Fakta dan Mitos Seputar Khitan


#Mitos
Tidak ada hubungan khitan dengan kesehatan.

#Fakta
Khitan dianjurkan dari segi medis karena bisa mengurangi berbagai gangguan kesehatan pada organ reproduksi laki-laki. Dengan menghilangkan kulit, infeksi, kuman, dan virus yang bisa berkembang di sekitar penis bisa dihilangkan.
Oleh Dr Aucky Hinting PhD (SpAnd, Siloam Hospitals Surabaya)

#Mitos
Khitan mencegah timbulnya berbagai penyakit.

#Fakta
Kulit yang tidak dipotong akan membuat daerah di sekitarnya menjadi lembab dan sulit dibersihkan. Alhasil, berbagai kuman, infeksi, atau virus dapat bersarang. Ketika berhubungan badan dan terjadi perlukaan, penyakit pun bisa terjadi, baik kepada laki-laki maupun perempuan.
Oleh dr Aminudin Aziz SpAnd, (Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Surabaya)

#Mitos
Khitan mapu menambah tinggi badan.

#Fakta
Tinggi badan hanya dipengaruhi oleh hormon pertumbuhan, gen, dan asupan gizi.
Oleh dr Henry Wiboro SpAnd (MARS, RS Husada Utama, Surabaya)

#Mitos
Khitan menghindarkan pria dari gangguan saluran kencing.

#Fakta
Kulit yang berlebih atau preputium bisa mempersempit saluran air seni untuk keluar. Akibatnya, buang air kecil terganggu dan timbul rasa sakit atau tidak nyaman. Infeksi saluran kencing pun dapat terjadi.
Oleh dr Ahmad Anies Shahab SpU, (RS Bedah, Surabaya)

#Mitos
Semua laki-laki harus dikhitan

#Fakta
Khitan tidak dianjurkan kepada mereka yang mengalami hipospadia atau epispadias (lubang air seni tidak berada di ujung penis) dan mikropenis. Kelainan pada struktur penis mereka harus ditangani sebelum khitan.
Oleh dr Aminudin Aziz SpAnd

#Mitos
Hanya laki-laki yang diuntungkan lewat khitan

#Fakta
Perempuan juga akan lebih aman jika suaminya sudah khitan. Organ vital yang tidak dikhitan bisa menjadi sarang kuman atau virus seperti HPV (human papiliomavirus) yang mengakibatkan kanker rahim pada perempuan. Dengan khitan, potensi penularan virus dan bakteri kepada perempuan dapat dicegah.
Oleh Dr Aucky Hinting PhD SpAnd

#Mitos
Khitan seharusnya dilakukan menjelang usia puber.

#Fakta
Khitan bisa dilakukan pada usia berapa pun. Hanya, lebih baik jika khitan dilakukan pada usia neonatus, yakni saat bayi baru dilahirkan. Selain prosesnya yang lebih efisien, perkembangan kuman bisa dicegah sejak awal.
Oleh dr Henry Wibowo SpAnd MARS

#Mitos
Khitan juga dilakukan untuk perempuan.

#Fakta
Khitan diartikan sebagai pemotongan kulit preputium (kulit penis yang berlebih). Jadi, tidak ada sunat untuk perempuan secara medis. Beberapa menyatakan bahwa khitan bagi perempuan adalah pemotongan klitoris. Namun, hal itu malah akan menggangu aktivitas seksual dan memicu infeksi.
Oleh rr Aminudin Aziz SpAnd

#Mitos
Khitan akan meningkatkan performa seks pria.

#Fakta
Tidak ada korelasi antara khitan dan kepuasan seksual. Performa dan kepuasan seksual bersifat subjektif dan psikologis, tidak ditentukan khitan. Namun, khitan mampu membuat hubungan seks lebih aman karena Mr P lebih bersih.
Oleh dr Henry Wiboro SpAnd MARS

#Mitos
Pantang makan daging atau pisang setelah khitan.

#Fakta
Orang yang baru saja khitan harus banyak makan, terlebih yang mengandung protein. Karena dapat mempercepat kesembuhan luka. Jika orang yang bersangkutan tidak punya alergi, tidak ada yang harus dihindari.
Oleh Dr Aucky Hinting PhD SpAnd


Fakta dan Mitos Seputar Khitan


Yang Perlu Tahu Seputar Khitan


Perlu Tahu Sebelum Khitan
  • Lakukan skrining kesehatan untuk mengetahui apakah ada kelainan pada Mr P.
  • Jika ada kelainan, lebih baik ditunda. Sembuhkan kelainannya terlebih dahulu.
  • Bagi anak-anak, mental harus dipersiapkan agar mereka tidak takut.
  • Pilih tindakan yang sesuai dengan kondisi fisik serta arahan tenaga medis yang dipilih.

Perlu Tahu Saat Khitan
  • Pastikan alat-alat yang akan digunakan untuk berkhitan sudah steril.
  • Dokter yang menangani harus memiliki kredibel.
  • Jika mengikuti khitanan masal, pastikan satu alat hanya dipakai untuk satu orang.

Perlu Tahu Setelah Khitan
  • Setelah buang air kecil, bersihkan Mr P dengan maksimal.
  • Beri obat sesuai dengan petunjuk dokter.
  • Hindari gesekan agar bekas luka atau jahitan tidak mengalami infeksi.
  • Segera konsultasi dengan dokter jika ada keluhan.

Sekian fakta dan mitos seputar khitan dan hal-hal yang perlu diketahui sebelum khitan, saat khitan dan sesudah khitan yang dapat kami infokan untuk Anda. Baca juga Fakta dan Mitos Tentang Pembersih Kewanitaan. Semoga dapat menjadi ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kita semua. Amin

Info ini dikutip dari : Jawapos

Loading...

0 Response to "Fakta dan Mitos Khitan (Sunatan)"

Post a Comment