Tanda Bahaya dari Para Tumbuhan


Penasaran mengenai cara tumbuhan berbicara dengan sesamanya? Mereka memang tidak menggunakan bahasa yang sama dengan manusia, tetapi mereka memiliki cara tersendiri untuk berkomunikasi. Penelitian terkini yang dilakukan oleh para ilmuwan di Universitas Kyoto, Jepang, menggambarkan bagaimana kacang Lima melindungi diri mereka dan lingkungan sekitarnya dari laba-laba kecil atau laba-laba merah.

Tanaman itu mengeluarkan tanda bahaya yang sangat jelas. Tentu saja bukan dengan cara mengeluarkan suara aneh untuk menarik perhatian. Mereka melakukannya dengan diam-diam.

Kacang Lima memancarkan zat kimia untuk mengirimkan pesan bahwa ada pengganggu, kepada tanaman yang berada di sekitarnya. Itu adalah sinyal untuk para tanaman agar segera mengaktifkan mekanisme pertahanan diri mereka.

Tumbuhan di seluruh dunia memiliki kemampuan, yang membuat mereka istimewa dengan caranya masing-masing. Beberapa tanaman menghasilkan zat kimia yang membuat daun dan batangnya memiliki rasa pedas dan aroma yang tajam seperti cabai, rempah-rempah, dan herbal yang digunakan untuk bumbu masak. Substansi ini dapat membuat binatang lain takut mendekati dan bahkan membunuh serangga dan binatang lain yang mencoba memakan tanaman itu.

Karena tumbuhan tidak mampu melarikan diri dari berbagai makhluk yang memangsanya, banyak dari mereka yang mengembangkan kemampuan melindungi diri dari para herbivora atau binatang pemakan tunbuhan.

Dua pertahanan diri yang seringkali digunakan tanaman adalah duri dan racun. Di kepulauan Galapagos, Cacti (kaktus) menumbuhkan batang tebal setinggi lebih dari dua meter, menempatkan daunnya yang lunak menjauh dari jangkauan kura-kura raksasa.




Azalea Jepang memproduksi zat kimia beracun yang dapat menyelamatkan diri mereka dari rusa yang kelaparan. Beberapa dari zat kimia ini bahkan mampu mencegah pertumbuhan tanaman yang tumbuh di dekat mereka. Misalnya, Radis (Lobak Merah).

Radis atau Lobak Merah menghasilkan zat kimia yang dapat memperlambat pertumbuhan bayam yang tumbuh di dekatnya. Ini sama halnya dengan pohon Walnut dan pohon Apel yang tidak dapat tumbuh bersama karena zat kimia yang dilepaskan oleh pohon Walnut dapat membunuh pohon Apel.

Jadi, tumbuhan tak hanya memiliki insting untuk mempertahankan diri saja. Mereka juga punya insting untuk melindungi sesamanya, seperti yang ditunjukkan oleh tanaman kacang Lima. Alam penuh dengan kejutan yang tak ada habisnya!

Artikel terkait :
Loading...

0 Response to "Tanda Bahaya dari Para Tumbuhan"

Post a Comment